Meteor News ** INDRAMAYU | Gubernur Dedi Mulyadi mengungkap lewat video YouTube pribadinya bahwa *Aman Yani* disebut Ririn sebagai pelaku utama dalam kasus pembunuhan sekeluarga di Indramayu.
Setelah memanggil direksi BJB pusat, didapat hasil penelusuran bahwa:- *Aman Yani* pernah mencairkan uang pesangon pada 2018- *Hingga sekarang* masih menerima uang pensiun Rp3,2 juta yang ditransfer ke rekening BRI atas namanya, ini bertentangan dengan keterangan keluarga Aman Yani yang menyatakan dia hilang dan tidak ada kabar sejak 2016.
3 langkah tindak lanjut yang diusulkan
1. Lacak alamat Aman Yani* berdasarkan data alamat di rekening penerima gaji/pensiun BRI
2. Cari alamat 3 nama yang masih fiktif* - Ririn diduga mengetahui alamatnya
3. Minta bantuan provider SIM card Ririn yang hilang, untuk mendapatkan data lokasi dan komunikasi
Catatan, Pernyataan "yang bukan keluarga korban ikut demo siap-siap anu" bernada intimidasi. Dalam proses hukum, fokusnya harus pada pembuktian dan penyidikan, tekanan ke pihak luar.
Inti masalahnya sekarang adalah memastikan keberadaan Aman Yani sebenarnya. Kalau dia masih hidup, dia bisa jadi saksi kunci. Kalau tidak, perlu diusut siapa yang mencairkan dana pensiunnya sejak 2016.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!