Meteor News

Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Prioritas Pendidikan: Anggaran Revitalisasi Rp14 Triliun hingga Kesejahteraan Guru

Yano 13 Jun 2026, 10:30
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program Prioritas Pendidikan: Anggaran Revitalisasi Rp14 Triliun hingga Kesejahteraan Guru

Meteor News** JAKARTA | Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pendidikan bermutu dapat dijangkau oleh setiap anak di seluruh penjuru Indonesia.

Komitmen tersebut diwujudkan saat Presiden menerima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (11/6/2026). Dalam pertemuan strategis tersebut, Kepala Negara menginstruksikan percepatan pelaksanaan sejumlah program prioritas demi memperkuat kualitas pendidikan nasional.

Langkah akselerasi ini menjadi bagian dari pilar utama pemerintah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Fokus utamanya mencakup peningkatan kualitas sarana pendidikan, penguatan peran guru, serta perluasan akses pendidikan yang berkualitas dan merata.

4 Program Prioritas Pendidikan yang Diakselerasi

Berdasarkan keterangan pers pascapertemuan, berikut adalah empat program prioritas yang diinstruksikan Presiden Prabowo untuk segera dipercepat:

Revitalisasi Sekolah Skala Besar

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun pada tahun 2026. Program ini ditargetkan menyasar 11.744 satuan pendidikan pada tahap awal, dengan rencana perluasan cakupan hingga menjangkau 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi

Inisiatif ini dirancang untuk memperluas akses masyarakat luas terhadap institusi pendidikan yang unggul, modern, dan berkualitas tinggi.

Peningkatan Kesejahteraan Guru

Pemerintah berkomitmen memperkuat aspek kesejahteraan tenaga pendidik. Kebijakan ini mencakup peningkatan tunjangan guru non-ASN menjadi Rp2 juta per bulan, serta pemberian tunjangan guru ASN sebesar satu kali gaji pokok yang akan disalurkan secara langsung (direct transfer) kepada penerima.

Perluasan Beasiswa Kompetensi Guru

Program peningkatan kompetensi guru diperluas melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Target penerima manfaat beasiswa pendidikan ini dipatok mencapai 150 ribu guru pada tahun 2026.

Guru Sebagai Pilar Utama Bangsa

Bagi Presiden Prabowo Subianto, guru bukan sekadar pengajar, melainkan pilar utama dalam membangun masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah memandang penguatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan.

"Penguatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui perbaikan sarana fisik dan perluasan akses belajar, tetapi juga wajib menyentuh peningkatan kesejahteraan dan kompetensi gurunya," ujar Presiden melalui keterangan tertulisnya.

Melalui sinergi program-program prioritas ini, pemerintah optimistis dapat menyiapkan generasi muda yang unggul, tangguh, dan siap membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju serta berdaya saing global. Red

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!