Meteor News** YOGYAKARTA I Kelestarian air dan kualitas udara menjadi perhatian serius bagi para pemerhati lingkungan dan pelanggan air minum. Sebagai langkah nyata menjaga ekosistem, Forum Pelanggan Air Minum Nasional (Forpamas) melakukan aksi survei lokasi dan persiapan penanaman pohon di area bantaran sungai Jogja. (26/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian agenda besar yang melibatkan perwakilan pelanggan air minum dari seluruh Indonesia. Fokus utamanya adalah mengembalikan fungsi vegetasi di kanan-kiri sungai guna menjaga ketersediaan air tanah dan pasokan oksigen bagi masyarakat.
Kolaborasi Lintas Wilayah
Dalam tinjauan lokasi tersebut, hadir tokoh-tokoh penggerak lingkungan seperti Ki Boyong dan Mbak Endang dari komunitas Jambore Sungai Jogja. Sinergi ini menunjukkan bahwa penyelamatan lingkungan memerlukan kolaborasi antarwilayah dan komunitas.
Narasumber dalam keterangannya menyampaikan bahwa aksi ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya penyelamatan sumber kehidupan.
"Kami telah diantar untuk survei lokasi yang akan kita tanami di kanan-kiri sungai. Tujuannya jelas, untuk menyelamatkan air dan oksigen sebagai sumber kehidupan. Aksi ini akan kita laksanakan pada hari ketiga bersama Forum Pelanggan Air Minum Nasional se-Indonesia," ujarnya.
Dukungan Penuh dari Brebes
Gerakan penghijauan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Brebes. Melalui Bupati Brebes dan PDAM Kabupaten Brebes, sebanyak 700 bibit pohon telah disiapkan untuk ditanam di lokasi sasaran.
"Alhamdulillah, kami didukung penuh oleh Ibu Bupati dan PDAM Brebes dengan membawa 700 bibit. Ini merupakan bentuk kontribusi nyata kami untuk alam," tambahnya.
Misi Lingkungan sebagai Sedekah Jariyah
Selain dampak ekologis, aksi penanaman pohon ini dimaknai sebagai investasi spiritual bagi para pelakunya. Dengan menanam pohon, manfaatnya akan terus dirasakan oleh generasi mendatang selama pohon tersebut tumbuh dan memberikan manfaat.
"Ini merupakan sedekah jariyah untuk kita semua. Semoga ini menjadi pahala kebarokahan, serta membawa kesehatan dan keselamatan bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat," pungkasnya menutup pernyataan.
Kegiatan puncak penanaman dijadwalkan akan menjadi momen krusial bagi seluruh anggota Forpamas dan Forpambes untuk membuktikan komitmen mereka terhadap keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia.
Red
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!