Meteor News** Brebes | Menjelang tahun ajaran baru, persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mulai dimatangkan oleh sejumlah satuan pendidikan. Salah satu sekolah kedepannya tengah bersiap menampung ratusan lulusan tingkat pertama melalui jalur zonasi serta kombinasi pendaftaran daring (online) dan luring (offline). (26/5/2026).
Dalam rencana kuota tahun ini, pihak sekolah menargetkan dapat menjaring sebanyak 272 siswa baru yang akan dibagi ke dalam 8 rombongan belajar (rombel). Di mana pada setiap rombelnya, kapasitas maksimal akan diisi oleh 34 siswa.
Sentosa melalui Humas MAN 2 Kabupaten Tegal, Muhammad Ali, salah seorang tenaga pendidik di MAN 2 Kabupaten Tegal , membenarkan kalkulasi kuota tersebut. Menurutnya, daya tampung tahun ini diproyeksikan seimbang dengan jumlah siswa yang baru saja dinyatakan lulus.
"Untuk tahun ini targetnya 8 rombel, dengan kapasitas maksimal 34 siswa per kelas. Jadi totalnya sekitar 272 orang. Jumlah ini juga berbanding lurus dengan kelulusan tahun ini yang mencapai kisaran 250-an siswa," ujar Muhammad Ali saat memberikan keterangan awal.
Mekanisme Pendaftaran dan Syarat Dokumen
Untuk memperjelas teknis pelaksanaan di lapangan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Linda Handaru, memaparkan bahwa pihak sekolah menerapkan sistem zonasi guna memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili di sekitar lingkungan sekolah.
Beberapa sekolah yang menjadi sasaran utama serapan lulusan di antaranya berasal dari SMP 2 Songgom, serta sejumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs) terdekat.
"Untuk sistemnya kami pakai zonasi, sementara mekanismenya bisa diakses melalui jalur online maupun datang langsung secara offline," jelas Linda Handaru saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, Linda merinci sejumlah persyaratan administrasi kelengkapan berkas yang harus disiapkan oleh para calon pendaftar, antara lain:
Surat Keterangan Lulus (SKL) asli.
Fotokopi ijazah.
Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
Pasfoto terbaru ukuran 3x4.
Bebas Uang Gedung dan Harapan Pihak Sekolah
Ketika dikonfirmasi mengenai komponen biaya, Linda menegaskan bahwa sekolah berkomitmen untuk meringankan beban orang tua wali murid. Pihak sekolah memastikan tidak menarik pungutan untuk uang gedung maupun biaya bulanan (SPP).
"Uang gedung tidak ada, per bulan (SPP) juga tidak ada. Yang ada hanya untuk keperluan baju seragam," tegasnya.
Melalui persiapan PPDB yang matang ini, pihak sekolah berharap proses transisi pendidikan bagi anak-anak di wilayah sekitar dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran.
"Harapannya mudah-mudahan khususnya untuk siswa di wilayah sekitar sini, seperti dari SMP 2 Songgom, banyak yang masuk dan mendaftar ke sini," pungkas Linda.
Red
Editor: casroni
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!