Meteor News

Tambang PT MBP Karawang Disegel Pemprov Jabar

PONTOH ZAMBIK 15 Sep 2026, 16:44
Tambang PT MBP Karawang Disegel Pemprov Jabar
Tambang PT MBP Karawang Disegel Pemprov Jabar

Meteornews.id ** KARAWANG | Aksi masyarakat Karawang Selatan yang menyoroti persoalan kerusakan dan perbaikan Jalan Badami–Loji mulai berbuah langkah konkret. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil tindakan tegas dengan menghentikan operasional pertambangan PT Mas Putih Belitung (MBP) di Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Penutupan paksa tersebut dilakukan pada Selasa (15/9/2026) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah itu dilakukan di tengah sorotan masyarakat terkait aktivitas pertambangan yang dinilai memiliki keterkaitan dengan persoalan lalu lintas kendaraan berat dan kondisi infrastruktur di wilayah Karawang Selatan.

Penertiban dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman, didampingi Sekda Kabupaten Karawang H. Asep Aang Rahmatuloh.Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kemudian memasang garis pembatas di gerbang utama area pertambangan. Pemasangan garis tersebut menjadi tanda dihentikannya aktivitas operasional perusahaan.

Pemprov Jawa Barat menyebut langkah penutupan dilakukan setelah PT MBP sebelumnya telah menerima tiga kali surat panggilan dari pemerintah.Surat panggilan pertama dilayangkan pada Mei 2025. Selanjutnya, surat kedua disampaikan pada Mei 2026, dan surat ketiga dilayangkan pada Agustus 2026.

Namun, setelah serangkaian pemanggilan tersebut, pemerintah akhirnya mengambil tindakan penghentian operasional di lokasi pertambangan.Penutupan tambang ini menjadi perhatian publik, terlebih sebelumnya warga Karawang Selatan menggelar aksi menyuarakan persoalan Jalan Badami–Loji. Masyarakat meminta pemerintah serius menangani kondisi jalan yang menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas warga maupun aktivitas perekonomian di wilayah selatan Karawang.

Dengan penghentian aktivitas PT MBP tersebut, masyarakat kini menunggu langkah lanjutan pemerintah, termasuk memastikan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan serta penanganan persoalan infrastruktur di sepanjang jalur Badami–Loji.Pemerintah diharapkan tidak berhenti pada penutupan sementara, tetapi juga memberikan solusi menyeluruh terhadap persoalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Karawang Selatan. (Inoy). 

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!