Meteor News

Debu Proyek PT Alaska Zayden Xavier 6,5 Miliar Diprotes Warga Kerawang.

PONTOH ZAMBIK 25 Sep 2026, 12:31
Debu Proyek PT Alaska Zayden Xavier 6,5 Miliar Diprotes Warga Kerawang.
Debu Proyek PT Alaska Zayden Xavier 6,5 Miliar Diprotes Warga Kerawang.

MeteorNews ** KARAWANG | Proyek perbaikan Jalan Arteri Galuh Mas, Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai keluhan dari sejumlah warga dan pengguna jalan. Pantauan di lokasi pada Jumat (25/9/2026), ruas jalan dari seberang Al-Azhar Karawang menuju Bundaran Puri Telukjambe masih dalam proses pengerjaan.

Kondisi permukaan jalan yang tengah diperbaiki terlihat belum rata dan memiliki pola bergaris. Kondisi tersebut dikeluhkan pengendara, khususnya pengguna sepeda motor, karena dinilai membuat perjalanan menjadi kurang nyaman.

Selain permukaan jalan, debu yang beterbangan juga menjadi persoalan lain. Sejumlah pengendara tampak menutup mulut dan hidung saat melintas di kawasan proyek.

Keluhan juga datang dari pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi. Debu yang muncul selama proses pekerjaan disebut mengganggu aktivitas mereka. Debu yang membuat sesak, sudah hampir tiga minggu lebih berpengaruh pada pedagang sekitar. hampir tiga minggu lebih.

Menurut Edoy, kondisi ruas jalan saat ini berbeda dibandingkan sebelumnya. Ia juga menyoroti banyaknya kendaraan berukuran besar yang melintas di kawasan tersebut. Ia menilai hasil penghamparan aspal pada ruas Teluk jambe arah Galuh Mas belum terlihat maksimal dan terkesan dikerjakan seadanya.

Proyek perbaikan tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 1,5 kilometer dengan lebar 7 meter. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 120 hari, terhitung sejak 6 Agustus 2026.

Adapun pekerjaan dilaksanakan oleh PT Alaska Zayden Xavier dengan nilai kontrak sekitar Rp6,5 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang. Keluhan warga tersebut diharapkan menjadi perhatian pihak terkait, khususnya pelaksana proyek dan pemerintah daerah, agar kualitas pekerjaan, pengendalian debu, serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap diperhatikan selama proses pengerjaan berlangsung.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan dari pihak pelaksana proyek maupun pemerintah daerah terkait keluhan warga mengenai kondisi permukaan jalan dan debu di lokasi pekerjaan. (Inoy)

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!