Meteor News

Plt DPUPR Maulana Malik : Pemkab INDRAMAYU Komitmen Pembenahan Normalisasi & Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

METEORNEWS 01 Jun 2026, 17:36
Plt DPUPR Maulana Malik : Pemkab INDRAMAYU Komitmen Pembenahan Normalisasi & Tingkatkan Kualitas Infrastruktur
Pembenahan Normalisasi

Meteor News ** INDRAMAYU | Selain terus menggenjot program rekonstruksi jalan, Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu juga memfokuskan perhatian pada upaya normalisasi wilayah pengairan sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin (1/6/2026), melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026, pemerintah daerah telah merealisasikan program normalisasi di sekitar 26 titik wilayah pengairan yang meliputi sungai, saluran pembuangan, embung, hingga waduk.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan fungsi infrastruktur pengairan sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang kerap muncul akibat sedimentasi dan menurunnya kapasitas tampung aliran air.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran program normalisasi di antaranya Normalisasi Kali Mangsetan, Normalisasi Embung Telukagung, Kecamatan Indramayu, Normalisasi Waduk Bojongsari, Normalisasi Kali Cimanuk Lama, Normalisasi Saluran Pembuang Warakas Desa Sindang,  Normalisasi Saluran Pembuang Bugel Kecamatan Patrol serta,  sejumlah titik pengairan lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Indramayu, Maulana Malik, mengungkapkan bahwa program normalisasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang berperan penting bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jaringan pengairan yang berfungsi optimal sangat diperlukan untuk mendukung sektor pertanian, mengurangi risiko banjir, serta menjaga kelancaran aliran air di berbagai wilayah. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan secara bertahap dan berkelanjutan melalui program normalisasi di sejumlah titik prioritas.

“Program normalisasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memperkuat infrastruktur pengairan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat. Dengan kondisi saluran dan waduk yang lebih baik, diharapkan dapat meningkatkan fungsi pengendalian air sekaligus mendukung produktivitas sektor pertanian,” ujar Maulana Malik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan normalisasi dilakukan berdasarkan hasil pemetaan dan evaluasi kondisi lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap sistem pengairan dapat berfungsi lebih optimal, kapasitas tampung air meningkat, serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu.

Selain pekerjaan yang telah direalisasikan, Dinas PUPR Kabupaten Indramayu juga telah memasukkan sejumlah kegiatan normalisasi ke dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026. Tercatat terdapat 42 titik normalisasi yang direncanakan tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu. Salah satu kegiatan yang masuk dalam perencanaan tersebut adalah Normalisasi Saluran Pembuang Ceblok dengan nilai anggaran sekitar Rp2,9 miliar.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan fungsi jaringan pengairan guna mendukung kebutuhan masyarakat serta pembangunan daerah. 

Sumber Berita: Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!