Meteor News

Bulog Indramayu 6 Bulan Stok Beras Aman

METEORNEWS 23 Apr 2026, 20:22
Bulog Indramayu 6 Bulan Stok Beras Aman

Meteor News ** INDRAMAYU | Bulog (Badan Urusan Logistik) Kabupaten Indramayu memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat, hingga enam bulan ke depan. Hal ini didukung oleh melimpahnya produksi padi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Apip Wijaya menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tidak melakukan impor beras. Seluruh kebutuhan dipenuhi sepenuhnya dari hasil produksi dalam negeri. "Alhamdulillah, produksi padi di Indramayu dan secara nasional sedang melimpah. Saat ini kita tidak melakukan impor, karena 100 persen berasal dari produksi dalam negeri," ujar Apip saat ditemui di Gudang Bulog Singakerta 1, Kecamatan Krangkeng, Kamis (23/4/2026).

Sejak tahun 2025, Bulog juga telah mengoptimalkan penyerapan gabah dari petani lokal. Gabah kering panen dibeli dengan harga Rp6.500 per kilogram, kemudian diolah menjadi beras untuk memperkuat cadangan stok.

"Gabah kita beli dari petani dengan harga Rp6.500, lalu kita olah sendiri menjadi beras. Saat ini stok beras sudah tersedia di gudang sebanyak 124.000 ton," jelasnya.Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.

Bulog memastikan stok dalam keadaan aman. "Insya Allah aman, masyarakat tidak perlu khawatir. Untuk saat ini stok mencukupi hingga enam bulan ke depan," tambahnya.

Selain beras, Bulog juga menanggapi isu kelangkaan minyak goreng di pasaran. Pihaknya menyebut distribusi terus dilakukan secara intensif untuk menjaga stabilitas harga.Ia menambahkan, kelangkaan minyak yang sempat terjadi dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya perang di Timur Tengah yang berdampak pada meningkatnya harga plastik kemasan, dan berkurangnya stok minyak.

Namun, Apip menegaskan saat ini pihaknya terus mengupayakan agar harga minyak tetap stabil."Bulog sebagai salah satu penyalur minyak terus melakukan distribusi ke pasar-pasar, termasuk melalui program SP2KP, agar harga tetap stabil," pungkasnya.

Sumber Berita: Detik, Meteor News
Bagikan:
Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!